Jangan pikir ini rubrik cuma buat cerpen dan puisi saja.

Fiksi

Enam Puisi untuk Menunda Kekalahan Panjang dan Bertubi-tubi

semoga nanti kita cukup tajir 'tuk beli masa muda tanpa menjual hidup menggadai hari tua yang tak seberapa.
Moch Aldy MA
2 min read

Kenangan: Nyalanya Jauh, Panasnya Dekat

Saat itu di antara rindang daun-daun sakura, aku merasa dikepung sunyi, aku seperti berdiri di tengah kobaran api. Walau nyalanya jauh di belakangku. Tapi...
rufnur
31 min read

Aku Menyelundupkan Pink Floyd Lewat Kotak Surat

Tapi tenang, Bung. Jaringan kita di mana-mana. Selera musik kita adalah dokumen negara yang sangat rahasia.
Muhammad Gibrant Aryoseno
1 min read

INFO PENTING

Tolong disimak!
kolonian
4 sec read

Kutukan Kebebasan dan Puisi Lainnya

Sekarang bebas tidur semaunya Begadang seminggu pun tak ada yang melarang. Tapi sekarang ketika begadang Hanya buat membereskan pekerjaan yang tertunda
Virnandi Agitama
1 min read

Tuhanmu akan Menolakku Mengunjungimu di Surga

kau sungguh ingin memungut angka-angka yang berjatuhan dari kalender seolah hendak menyusun ulang teka-teki di koran pagi yang akhir-akhir ini cuma dipenuhi obituari— tentang anak muda yang...
Denik Ay
1 min read

Si Kecil dalam Obituari

manusia penuh waktu, menanak biji kesabaran jika matang, ia telah kering dan berbentuk keping sementara hikmah gemuk menyerap hasratnya, membunuh ingin-inginnya.
Sarirotul Ishmah
21 sec read

Hompimpa Alaium Gambreng, Hamzah, dan Sastra Parodis

Terlepas dari berbagai kontroversi yang dipantik oleh antologi HAG, pemaknaan yang lahir dan berkembang tidak perlu dihentikan.
Fajar Hanif Mubarok
7 min read

Kau Menyajikan Radiohead di Atas Meja Makan

Menu sarapan di meja makan ditentukan dari seberapa kuat kita mengulang rekaman di mesin cuci
Muhammad Gibrant Aryoseno
1 min read

Dua Puluh Personel

kemarin menghindar adalah jawaban tepat tapi sekarang sudah tak lagi kompatibel
Swan
35 sec read